Semarak Festival Muharram di desa Cot Geulumpang Baroeh ,Warga Sambut Tahun Baru Islam dengan Penuh Antusias

0
Spread the love

Bireuen || Jelajahlintasindonesia.com – Cot Geulumpang Baroeh, Jeunib — 6 Juli 2025
Masyarakat Desa Cot Geulimpang Baroeh, Kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen, merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H dengan penuh semangat dalam sebuah acara bertajuk Festival Muharram 2025, yang berlangsung meriah pada Minggu, 6 Juli 2025.sampai 9 juli 2025

Acara ini diprakarsai oleh pemuda dan tokoh masyarakat desa, dengan Akmal sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Festival ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti zikir dan doa bersama, , lomba adzan,lomba hafalan 30 juz,lomba ceramah,dan lomba cerdas cermat.

Dalam sambutannya, Akmal menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk menghidupkan syiar Islam serta mempererat ukhuwah antarsesama warga desa, khususnya generasi muda.

> “Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk rasa syukur kita menyambut Tahun Baru Islam dengan kegiatan positif dan bermakna,” ujar Akmal.

Sementara itu, Keuchik Raja Fadhil selaku Kepala Desa Cot Geulumpang Baroeh memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh warga yang telah berpartisipasi. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun mendatang.,raja fadhil menyampaikan bahwa dia dua bulan lagi menjabat sebagai kechik desa cot glp baroeh,karna jabatannya sudah berakhir, kechik raja fadhil ujar dalam acara festival Muharam 1447 H,
Program program anggaran untuk membangun desa dengan syiar agama adalah upaya untuk mengintegrasikan kegiatan pembangunan desa dengan kegiatan keagamaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara lahir dan batin. Dana desa, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dapat dialokasikan untuk berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan desa, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan syiar agama.
> “Saya sangat bangga dengan semangat masyarakat kita. Ini bukti bahwa nilai-nilai agama masih sangat kuat dalam kehidupan sehari-hari di desa kita,” ujar Keuchik Raja Fadhil.

Acara puncak festival dibuka minggu malam senin tgl 6/7/2025 pukul 09.00 wib dengan pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah, diikuti seluruh warga dengan suasana yang penuh kekhidmatan. Festival ini juga menjadi momen silaturahmi lintas generasi yang memperkuat ikatan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

Loading

Nanang Soedjana
Author: Nanang Soedjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!