Proyek Rabat Beton Desa Rengged Dinilai Asal-asalan, DPP BIAS Indonesia Soroti Minimnya Pengawasan

0
Spread the love

 

Kabupaten Tangerang |jelajahlintasindonesia.com – Proyek Rabat Beton di jalan lingkungan Kampung Renged RT 14/01, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten disorot tajam oleh DPP BIAS Indonesia bersama sejumlah rekan media yang turun langsung ke lokasi saat pengerjaan berlangsung maupun setelah pekerjaan selesai.

Diketahui proyek rabat beton yang belum lama ini rampung pada tanggal 19 agustus yang lalu , dikerjakan oleh pihak ketiga diduga kuat proses pengerjaan nya tidak sesuai standar yang seharusnya diterapkan. ucap Eky Amartin Ketua Umum LSM BIAS Indonesia.

Kepada Awak Media (21/09) Eky Amartin menegaskan, saat proses pengerjaan tidak ada papan informasi proyek dilokasi kegiatan yang terpampang dan tidak ada penerapan standar keselamatan Kerja (K3) bahkan plastik yang digunakan sebagai alas penahan corran sangat tipis tidak sebagai mana mestinya selain itu, penerapan pemasangan makadam tidak maksimal, tegasnya.

Lebih lanjut Eky Amartin Menambahkan, Pasca rabat beton dikerjakan tampak terlihat dengan jelas ada beberapa titik lokasi yang tergenang air ini menandakan bahwan ketebalan rabat betonisasi tidak merata sehingga mengakibatkan adanya genang air dan salah penyebabnya diduga kuat minimnya pengawasan dari instansi terkait.

Untuk itu, Eky Amartin Ketua Umum DPP BIAS Indonesia berkomitmen pihaknya tidak akan tinggal diam atas dugaan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai prosedur tersebut. “Kami menilai ada indikasi kelalaian serius dalam pelaksanaan proyek ini. Anggaran publik wajib dikelola dengan benar, transparan, dan hasilnya harus berkualitas. Jika ditemukan pekerjaan yang asal dikerjakan seperti ini, maka itu sama saja merugikan masyarakat.” Ujarnya.

Kami meminta kepada pihak pengawasan yang mempunyai kewenangan agar segera tinjau lokasi kegiatan tersebut, agar kedepannya bisa sebagai bahan evaluasi dan tidak memberi ruang kepada oknum pelaksana atau kontraktor nakal yang tidak profesional,” pungkasnya.

(red/@jelajahlintasindonesia.com)

 

Loading

Nanang Soedjana
Author: Nanang Soedjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!