Semangat Kemerdekaan dan Integritas Bersatu, Pengadilan Tinggi Surabaya Gelar Jalan Sehat “Stop Gratifikasi, Integritas Yes”

0
Spread the love

SURABAYA |jelajahlintasindonesia.com – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia diwujudkan Pengadilan Tinggi Surabaya melalui kegiatan jalan sehat yang dirangkaikan dengan kampanye “Stop Gratifikasi, Integritas Yes”.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat pengabdian. Seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Surabaya turut ambil bagian, mulai dari unsur pimpinan, hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga seluruh aparatur pengadilan.

Jalan sehat tidak hanya menjadi momentum untuk menjaga kesehatan dan mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan pesan moral tentang pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan.

Di tengah semangat kemerdekaan, pesan “Stop Gratifikasi, Integritas Yes” menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang bersih, jujur, profesional, dan bebas dari segala bentuk pemberian yang dapat memengaruhi independensi maupun pelayanan peradilan.

Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Sujatmiko, S.H., M.H. mengatakan, peringatan HUT RI dan HUT Mahkamah Agung harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam menjaga marwah lembaga peradilan.

“Kemerdekaan mengajarkan kita tentang tanggung jawab dan pengabdian. Di lingkungan peradilan, semangat tersebut harus diwujudkan melalui integritas, profesionalisme dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap gratifikasi. Stop gratifikasi bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi sikap dan budaya kerja kita bersama.”

Sujatmiko menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga oleh seluruh insan peradilan. Karena itu, setiap aparatur dituntut bekerja secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab.

“Mari kita jadikan momentum HUT RI ke-81 dan HUT Mahkamah Agung ini untuk memperkuat tekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan ada gratifikasi, jangan ada penyalahgunaan kewenangan. Integritas harus menjadi fondasi dalam setiap langkah pengabdian,” tegasnya.

Sementara itu, Humas Pengadilan Tinggi Surabaya sigit , menyampaikan bahwa kampanye tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perilaku antikorupsi dan antigratifikasi di lingkungan peradilan.

“Jalan sehat hari ini memiliki makna yang lebih luas. Kita membangun kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan bahwa seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Surabaya berkomitmen menjaga integritas. Stop gratifikasi harus dipahami dan dilaksanakan oleh semua pihak,” ujar sigit.

Menurut sigit, pelayanan peradilan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan dalam bekerja, tetapi juga oleh sikap dan integritas setiap aparatur ketika berhadapan dengan masyarakat.

Pesan tersebut kemudian menjadi semangat bersama dalam kegiatan jalan sehat. Dengan suasana yang penuh kekeluargaan, seluruh peserta menunjukkan bahwa membangun lembaga peradilan yang bersih dapat dimulai dari komitmen sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Peringatan HUT RI ke-81 sekaligus HUT Mahkamah Agung RI menjadi momentum bagi Pengadilan Tinggi Surabaya untuk terus memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui kampanye “Stop Gratifikasi, Integritas Yes”, Pengadilan Tinggi Surabaya menegaskan bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan semangat kemerdekaan, kebersamaan, dan integritas, Pengadilan Tinggi Surabaya berkomitmen terus memberikan pelayanan peradilan yang profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik gratifikasi demi menjaga kepercayaan masyarakat dan kehormatan lembaga peradilan.

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!