Tinjau Langsung Pelayanan dan Fasilitas Rutan, Ismoyo Dorong Penguatan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Surabaya
SIDOARJO | jelajahlintasindonesia.com– Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menerima dan menyambut kunjungan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Ismoyo, di lingkungan Rutan Kelas I Surabaya. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan sekaligus kondisi berbagai fasilitas yang menunjang kegiatan pemasyarakatan.
Didampingi jajaran Rutan Kelas I Surabaya, Ismoyo melakukan peninjauan ke sejumlah titik pelayanan. Mulai dari dapur, masjid, blok hunian warga binaan, hingga poliklinik menjadi sasaran kunjungan untuk melihat secara langsung kondisi dan pemanfaatan fasilitas.

Peninjauan diawali dengan melihat dapur Rutan Kelas I Surabaya. Dapur menjadi salah satu fasilitas vital karena berkaitan dengan penyediaan makanan bagi warga binaan. Kebersihan, pengolahan, hingga proses penyajian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan.
Ismoyo kemudian meninjau Masjid Rutan yang digunakan sebagai sarana ibadah sekaligus mendukung pembinaan kepribadian warga binaan. Keberadaan fasilitas keagamaan dinilai memiliki peran dalam membangun mental dan karakter positif selama menjalani masa pembinaan.
Rombongan selanjutnya menuju blok hunian warga binaan. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lingkungan hunian serta memastikan pelaksanaan pelayanan dan pengamanan berjalan secara berimbang.
Tidak hanya melihat fasilitas hunian, Ismoyo juga meninjau poliklinik Rutan. Fasilitas kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan, khususnya dalam mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan.

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Ismoyo, mengatakan kunjungan lapangan memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan pelayanan di dalam rutan.
“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana pelayanan dan fasilitas yang ada dimanfaatkan. Dengan melihat kondisi di lapangan, kita dapat mengetahui apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu diperkuat,” ujar Ismoyo.
Menurut Ismoyo, kualitas pelayanan pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.
“Yang paling penting adalah memastikan setiap fasilitas memberikan manfaat dan mendukung pelaksanaan tugas. Evaluasi seperti ini diperlukan agar pelayanan kepada warga binaan dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap evaluasi dan masukan dari pimpinan.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Peninjauan langsung menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus melakukan pembenahan. Kami siap menindaklanjuti setiap arahan maupun masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan di Rutan Kelas I Surabaya,” kata Tristiantoro.
Tristiantoro menegaskan, pihaknya terus berupaya menjaga keseimbangan antara keamanan, pelayanan, dan pembinaan. Ketiganya menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Medaeng Hengky Giantoro, menjelaskan bahwa peninjauan blok hunian sekaligus menjadi momentum untuk memastikan sistem pengamanan berjalan sesuai standar.
“Keamanan merupakan fondasi utama. Kami terus melakukan kontrol dan pengawasan terhadap seluruh area rutan, termasuk blok hunian. Namun keamanan tetap harus berjalan berdampingan dengan pelayanan yang humanis,” ungkap Hengky.
Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan petugas terus diperkuat melalui pengawasan rutin dan koordinasi antarbagian.

Dari sisi pelayanan, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Surabaya, Muhammad Ridla Gorjie, menyampaikan bahwa setiap fasilitas yang ditinjau memiliki keterkaitan dengan pemenuhan kebutuhan warga binaan.
“Kami terus memastikan pelayanan kepada warga binaan berjalan sesuai standar. Mulai kebutuhan makanan, pelayanan kesehatan, kegiatan keagamaan hingga pelayanan sehari-hari terus kami evaluasi agar semakin baik,” jelas Ridla.
Menurut Ridla, kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi jajaran untuk menerima masukan secara langsung sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang profesional dan humanis.
Kunjungan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan tersebut akhirnya menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi. Peninjauan lapangan diharapkan mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai kebutuhan Rutan Kelas I Surabaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas.
Rutan Kelas I Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus berbenah. Dengan dukungan pimpinan, kekompakan jajaran, serta evaluasi berkelanjutan, pelayanan kepada warga binaan diharapkan semakin optimal, sementara aspek keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
![]()
