Kunjungan ke Rumah Wanula Pondok Kasih, Gerakan Pemuda Berkebajikan Usung Sopan Santun dan Humanisme Demi Pastikan Sistem Ramah Lansia
Sidoarjo,jelajahlintasindonesia.com-Sabtu (10/6) siang, Gerakan Pemuda Berkebajikan melakukan kunjungan ke Rumah Wanula Pondok Kasih di Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Diterangkan oleh Zahni Hafizh Atsari Ketua Berkebajikan yang akrab dipanggil Yoko bahwa acara tersebut adalah bentuk perhatian kepada Lansia dengan mengusung tema ‘Hari Tua Tanggung Jawab Semua’.
“Kami ingin sampaikan pada semua orang, bahwa Hari Tua itu tanggung jawab semua masyarakat. Selain daripada itu, kami juga ingin belajar, ingin diberi nasihat dan wejangan oleh oma-oma.” Terang Zahni Hafizh Atsari dalam pidato pembukaannya.
Menurut Zahni, komunikasi antar generasi menjadi sangat penting mengingat Indonesia Emas 2045 dan proyeksi lansia yang akan capai 20%. “Kami, pemuda, ini adalah pilar bangsa, nanti di 2045 jumlah anak muda akan jadi sangat banyak, namun jumlah oma dan opa lansia juga akan meningkat sampai 20%, kami ingin agar terbentuk sebuah sistem masyarakat yang ramah lansia.” Lanjut Zahni.
Untuk mencapai hal itu, Pemuda Berkebajikan ingin anak muda punya tiga akhlak, yaitu kebajikan, sopan santun dan humanisme. “Ya anak muda sangat berperan, jadi wajib dipastikan punya akhlak yang bagus, kami gaungkan itu kebajikan, sopan santun dan humanisme.” Pungkas Zahni.
Senada dengan hal tersebut, Oma Silvi selaku pengurus Rumah Wanula Pondok Kasih ucapkan terima kasih dan beri pesan. “Kami terima kasih banyak Pemuda Berkebajikan sudi hadir di Rumah Wanula Pondok Kasih, pesan kami satu, selalu takut tuhan. Kalau takut tuhan pasti semuanya akan lancar. Kalian kan pilar bangsa, harus terus berbuat baik.”
Dalam kunjungan kali ini, oma-oma penghuni Rumah Wanula Pondok Kasih terlihat sangat bahagia, beberapa di antara mereka bahkan menangis terharu Ketika anak-anak muda berkenan mengunjungi mereka. “Sedih, terharu, oma jadi inget cucu.” Ucap salah seorang Oma.
Kedepannya, Gerakan Pemuda Berkebajikan akan rutin melakukan kegiatan serupa, “Kunjungan seperti ini akan kami lakukan terus, akan kami gaungkan terus peran anak muda.” Tutup Zahni.
*Kunjungan ke Rumah Wanula Pondok Kasih, Gerakan Pemuda Berkebajikan Usung Sopan Santun dan Humanisme Demi Pastikan Sistem Ramah Lansia*

Sabtu (10/6) siang, Gerakan Pemuda Berkebajikan melakukan kunjungan ke Rumah Wanula Pondok Kasih di Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Diterangkan oleh Zahni Hafizh Atsari Ketua Berkebajikan yang akrab dipanggil Yoko bahwa acara tersebut adalah bentuk perhatian kepada Lansia dengan mengusung tema ‘Hari Tua Tanggung Jawab Semua’.
“Kami ingin sampaikan pada semua orang, bahwa Hari Tua itu tanggung jawab semua masyarakat. Selain daripada itu, kami juga ingin belajar, ingin diberi nasihat dan wejangan oleh oma-oma.” Terang Zahni Hafizh Atsari dalam pidato pembukaannya.
Menurut Zahni, komunikasi antar generasi menjadi sangat penting mengingat Indonesia Emas 2045 dan proyeksi lansia yang akan capai 20%. “Kami, pemuda, ini adalah pilar bangsa, nanti di 2045 jumlah anak muda akan jadi sangat banyak, namun jumlah oma dan opa lansia juga akan meningkat sampai 20%, kami ingin agar terbentuk sebuah sistem masyarakat yang ramah lansia.” Lanjut Zahni.
Untuk mencapai hal itu, Pemuda Berkebajikan ingin anak muda punya tiga akhlak, yaitu kebajikan, sopan santun dan humanisme. “Ya anak muda sangat berperan, jadi wajib dipastikan punya akhlak yang bagus, kami gaungkan itu kebajikan, sopan santun dan humanisme.” Pungkas Zahni.
Senada dengan hal tersebut, Oma Silvi selaku pengurus Rumah Wanula Pondok Kasih ucapkan terima kasih dan beri pesan. “Kami terima kasih banyak Pemuda Berkebajikan sudi hadir di Rumah Wanula Pondok Kasih, pesan kami satu, selalu takut tuhan. Kalau takut tuhan pasti semuanya akan lancar. Kalian kan pilar bangsa, harus terus berbuat baik.”
Dalam kunjungan kali ini, oma-oma penghuni Rumah Wanula Pondok Kasih terlihat sangat bahagia, beberapa di antara mereka bahkan menangis terharu Ketika anak-anak muda berkenan mengunjungi mereka. “Sedih, terharu, oma jadi inget cucu.” Ucap salah seorang Oma.
Kedepannya, Gerakan Pemuda Berkebajikan akan rutin melakukan kegiatan serupa, “Kunjungan seperti ini akan kami lakukan terus, akan kami gaungkan terus peran anak muda.” Tutup Zahni.(H/Am)
![]()
