LAILI AFFIDAH PANTAU FOGGING DI KELURAHAN KRIAN

0
Spread the love

SIDOARJO || Jelajahlintasindonesia.com. Sejumlah warga terutama anak-anak di Kelurahan Krian tepatnya di RW 8 lingkungan ngingas barat dilaporkan menjadi korban Demam Berdarah (DB) dan sudah tiga pekan di rawat di RSUD Sidoarjo Barat.

Sudah ada korban diantaranya Ufa Khairotun Nisa, Della Nadhifatul Auliyah dan Ammar Junayd Kautsar  yang merupakan kakak beradik dari keluarga Aminatus Sa’diyah yang terjangkit virus yang disebabkan nyamuk tersebut.

Caleg PSI Perempuan untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj.Laili Affidah, S.Hum., M.M di lokasi fogging mengatakan untuk mengantisipasi merebaknya penyakit Demam Berdarah (DB) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, kita (PSI Sidoarjo) melakukan fogging atau pengasapan dilokasi yang terdampak dan sekitarnya,’ katanya.

“Sebelumnya memang ada laporan warga tentang hal diatas ke kita, maka atas aduan dari warga masyarakat itulah kita langsung berkoordinasi dengan DPD PSI Sidoarjo perihal hal ini. Dan Alhamdulillah dengan sigap dan cepat aduan atau keluhan tersebut langsung terealisasi dan ini sesuai dengan slogan kita yakni “PSI Hadir Untuk Rakyat”,’ ucapnya.

Menurut Laili, ada 4 RT dalam 1 RW yang kita lakukan pengasapan yakni di RT. 34, 35, 36 dan RT. 37 di RW 8 lingkungan ngingas barat. Saya prihatin, kasus DBD di Sidoarjo masih terus ditemukan namun penanganan dari pemerintah sendiri masih sangat kurang,’ terangnya.

Laili Affidah yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial ini, menambahkan kita melakukan fogging ini adalah salah satu langkah antisipasi mencegah sebaran demam berdarah. Kita melakukan fogging secara cepat ini agar tidak timbul korban lagi,’ imbuhnya.

“Saya berharap agar warga terus menjaga lingkungan di rumah, menggunakan pakaian tertutup, tidak menggantung pakaian bekas pakai yang belum dicuci dan membersihkan tanaman liar disekitar, serta konsumsi makanan bergizi,” tutup Laili. (H/Am)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!