Dinas Pendidikan Tutup Mata Dalam Pengawasan, CV. Ratu Bilqis di Duga Tidak Profesional

0
Spread the love

 

Kabupaten Tangerang ||Jelajahlintasindonesia.com –  Pembangunan sarana dan prasarana utilitas pemagaran sekolah SDN Talagasari 2, Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang diduga di kerjakan asal-asalan.

 

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Ratu Bilqis bersumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang APBD Anggaran Tahun 2024, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 298.519.100,_ pekerjaan tersebut di sinyalir tidak memenuhi kriteria konstruksi, alasan nya,

 

*Pagar lama yang di tumpangi pagar baru tidak adanya perapihan pelasteran semen.

 

*Semua tiang coran penyangga yang baru hanya di cat dan tidak ada proses plaster terlebih dahulu.

 

*Puing-puing pecahan batu bata sisa pekerjaan diabaikan tanpa adanya pembenahan.

 

Menilik dari hasil kegiatan tersebut, kuat dugaan tidak adanya pengawasan dari Dinas terkait, sehingga pelaksana dan pekerja melaksanakan dalam kegiatan dinilai tidak profesional.

 

Awak media mengkonfirmasi ke pihak Sekolah SDN Talagasari 2, terkait kegiatan tersebut. Bu Lely selaku Kepala Sekolah menyatakan kalau kegiatan pemagaran sudah selesai, walau pun pekerjaan nya terlihat kurag rapih.” ungkapnya.

 

Ketika dilakukan konfirmasi ke pihak pelaksana pekerjaan melalui pesan WhatsApp, tenteng kegiatan pemagaran tersebut apakah sudah selesai apa masih berlanjut, dan hingga perilisan berita ini tidak ada respon dari pihak pelaksana.

 

Dan untuk memastikan lebih jauh maka konfirmasi di lanjutkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang melalui Bu Dilly selaku Kabid SD kerekaitan kegiatan tersebut apakah sudah sesuai, melalui pesan WhatsApp Bu Dilly hanya menjawab singkat sudah sesuai RAB, terkait tiang coran yang baru disebutkan hanya sebagai tambahan, begitu juga halnya untuk perapian tembok dikatakan juga pekerjaan tidak ada di RAB.

 

“Menyikapi hal ini, Ketua harian umum DPN, LSM_LSIM, Suminta yang akrab disapa bang Simba memberikan kritikan tajam terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, dengan tidak berfungsinya pengawasan dari Dinas terkait, sehingga hasil dari suatu kegiatan yang di kerjakan oleh pelaksana dari CV Ratu Bilqis tersebut di nilai berpotensi dapat merugikan keuangan Negara, yang notabene Anggaran biaya yang dikeluarkan dari setiap kegiatan Dinas itu adalah bersumber dari pajak rakyat.

 

Mengutip jawaban Kabid SD dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Maka bisa disimpulkan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang kurang respon dalam menanggapi suatu kegiatan tersebut.” tegasnya.

 

Loading

Admin 02 Admin
Author: Admin 02 Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!