GRANAT : Polres Pelabuhan Belawan Harus Tekan Peredaran Narkotika

0
Spread the love

MEDAN | ISTANARAKYAT.NET – Walau pihak Kepolisian terus perangi narkotika, namun saja peredaran sabu di kawasan Medan Utara, Kota Medan, Sumatera Utara dianggap terus meresahkan, Selasa (26/1/2021).

“Kita meminta kepada pihak Polres Pelabuhan Belawan khususnya Sat Narkoba untuk terus melakukan penindakan terhadap para bandar narkotika yang telah meracuni anak bangsa ini,” kata Koordinator Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Medan di Wilayah Utara yaitu GRANAT Medan Deli, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan Zuneidi Kliwon.

Dalam hal pemberantasan tersebut, sambung Zuneidi, pihak Polres Pelabuhan Belawan juga harus melibatkan banyak pihak seperti masyarakat, TNI, unsur Pemerintahan, para lembaga serta relawan anti narkotika.

“Kepolisian harus mampu bersinergi dengan semua pihak seperti warga, TNI, unsur Pemerintah, lembaga serta relawan anti narkotika sehingga upaya pelaksanaan pemberantasan dapat terlaksana,” ucap Zuneidi Kliwon yang juga merupakan Ketua GRANAT Medan Deli.

Lebih lanjut, selain aksi langsung ke lapangan, upaya lain pun bisa dilakukan seperti upaya pencegahan yang kegiatannya mampu meminimalisir perkembangan cepat dari peredaran gelap narkotika.

“Semua anggota GRANAT khususnya di wilayah utara siap bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam hal pencegahan peredaran gelap narkotika,” jelas Zuneidi Kliwon yang juga Ketua Amphibi.

Penelusuran wartawan, basis peredaran yang masih marak tiga diantaranya dari 4 kecamatan adalah kawasan Tanjung Mulia Medan Deli, sepanjang bantaran sungai Deli. Kampung Petot, Gang Padi dan Gang Turi. Daerah ini para pedagang sabu menjualnya macam kacang goreng. Belum lagi di Kel. Mabar Hilir. Yang paling rawan adalah di Gang Susu Kambing Jalan Suasa Tengah.

Memasuki wilayah Medan Labuhan. Kel
Tangkahan dan Kandang Lembu di belakang kantor Lurah Pekan Labuhan juga harus menjadi perhatian serius aparat Kepolisian.

Ada beberapa lokasi kawasan Medan Marelan yang sangat rawan. Dan ada warga Marelan beberapa bulan lalu yang ditembak timah panas pihak Poldasu karena membawa belasan kilo sabu.

Semasa Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan dijabat AKP Sukarman pernah berjanji akan membuat pos antisipasi persoalan narkotika setiap kelurahan di Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Namun hingga beliau keluar dari Polres Pelabuhan Belawan, pos antisipasi narkotika yang dicanangkan belum juga terealisasi.(ts/to)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!