Kades Tandem Hilir 1 ‘Jantungan’ Setelah Kembali Dilaporkan PTPN II ke Polisi
HAMPARAN PERAK | ISTANARAKYAT.NET – Kades Herianto jadi pembahasan hangat saat pertemuan kader Ranting PP (Pemuda Pancasila) Desa Tandem Hilir 1, Kec.Hamparan Perak. Disebut-sebut Kades yang sempat melarikan diri ke Pekanbaru karena kasus pajak tersebut bakal gol ke jeruji besi, Rabu (21/10/2020).
Hadir dalam saat pertemuan itu kader Ranting PP Tandem Hilir 1 itu adalah Ketua BPD Tandem Hilir 1 Supriono, Wakil Ketua BPD Haris, Ketua Ranting PP Desa Tandem Hilir 1 Budi Ginting, Sekjen Ranting PP Tandem Hilir 1 Kojek, Bendahara Ranting PP Tandem Hilir 1 Baharudin dan beberapa Ketua Anak Ranting.
Pada pertemuan silatuhrahmi kader PP itu, Kades Herianto sempat mengeluarkan kata keluhan kenapa dirinya harus dilaporkan kembali oleh Manejer Kebun Tandem Hilir PTPN II Fajar Saragih.
Saat pertemuan di kantor desa terlihat wajah Kades Herianto yang biasanya berwarna hitam saat itu menjadi keputih-putihan dan keringatnya terus bercucuran di wajahnya. Pandangan matanya kosong dan kelihatan kalau Kades Herianto merasa sangat ketakutan karena disebut-sebut dirinya bakal masuk penjara.
Singkat cerita, Kades Herianto semasa Manejer bermarga Sitompul pernah dilapor karena mendirikan pajak simpang Jais di lahan HGU PTPN II. Saat itu, karena dilapor ke pihak berwajib, Kades Herianto takut dan lalu melarikan diri sampai ke Pekanbaru.
Kedua kalinya Kades Herianto dilapor kembali ke Polsek Binjai dengan kasus pencurian kayu jati di lahan PTPN II. Namun saja Kades Herianto bisa lolos dari jerat hukum dan dirinya bebas kembali.
Ketiga kalinya Kades Herianto dilapor kembali oleh kantor Direksi PTPN II Tanjung Morawa ke Kejari Lubuk Pakam karena menerbitkan SKT di lahan HGU PTPN II. Tapi sayangnya kasus Kades Herianto hingga kini terkatung-katung tanpa ada penyelesaian.
Dan keempat kalinya, Kades Herianto dilapor kembali oleh Manejer Kebun Tandem Fajar Saragih karena dianggap menyerobot tanah negara.
Atas perbuatannya mendirikan bangunan di lahan HGU aktif, Kades Herianto dilaporkan secara tertulis oleh Manejer Kebun Tandem PTPN II, Fajar Saragih.
Dalam laporan tersebut Kades Herianto dituding telah menyerobot lahan negara di kawasan DP-2 Blok 22 Nenek Miring Desa Tandem Hilir 1.
Lokasi lahan yang diserobot Kades Herianto adalah lahan HGU No.100 PTP-2 kawasan Nenek Miring, Gang Mangga serta Pasar 2 Desa Tandem Hilir 1.
Terpisah, PTPN II telah melakukan penulusuran ke lokasi dan melakukan pengukuran melalui GPS (Global Positioning System).
Terakhir diketahui kalau lokasi yang dibuat bangunan di kawasan Nenek Miring masih berada di areal HGU aktif PTPN II. (RS)
![]()
