25 Tahun Wirausaha Golok Pisau, Seat Setang Banten

0
Spread the love

BAROS | ISTANARAKYAT.NET – Sebagian besar anggota masyarakat memeluk Agama Islam dengan semangat religius yang sangat tinggi, tetapi pemeluk agama lain dapat hidup berdampingan dengan damai. Potensi dan kekhasan budaya masyarakat Banten, antara lain Seni Bela Diri Pencak Silat, Debus, Rudad, Umbruk, Tari Saman, Tari Topeng, Tari Cokek, Dog-dog, Palingtung, dan Lojor. Di samping itu juga terdapat peninggalan warisan leluhur antara lain Masjid Agung Banten Lama, Makam Keramat Panjang, dan masih banyak peninggalan lainnya.

Di Provinsi Banten terdapat Suku Baduy. Dalam merupakan suku asli Sunda Banten yang masih menjaga tradisi anti modernisasi, baik cara berpakaian maupun pola hidup lainnya. Suku Baduy-Rawayan tinggal di kawasan Cagar Budaya Pegunungan Kendeng seluas 5.101,85 hektare di daerah Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Perkampungan masyarakat Baduy umumnya terletak di daerah aliran Sungai Ciujung di Pegunungan Kendeng. Daerah ini dikenal sebagai wilayah tanah titipan dari nenek moyang, yang harus dipelihara dan dijaga baik-baik, tidak boleh dirusak.

Salah satu nya golok, Golok adalah pisau besar dan berat yang digunakan sebagai alat berkebun sekaligus senjata yang jamak ditemui di Asia Tenggara. Hingga saat ini kita juga bisa melihat golok digunakan sebagai senjata dalam silat. Ukuran, berat, dan bentuknya bervariasi tergantung dari pandai besi yang membuatnya.

Golok memiliki bentuk yang hampir serupa dengan machete tetapi golok cenderung lebih pendek dan lebih berat, dan sering digunakan untuk memotong semak dan dahan pohon.

Golok biasanya dibuat dari besi baja karbon yang lebih lunak daripada pisau besar lainnya di dunia. Ini membuatnya mudah untuk diasah tetapi membutuhkan pengasahan yang lebih sering.

Seperti Hapid (42) warga Kampung Parakan Saat, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang – Banten ini misalnya yang merupakan pengrajin golok.

Hapid menggeluti usaha golok sudah cukup lama, hampir 25 tahun dia menggeluti usaha ini. Koleksi golok nya berbagai macam bentuk dan berbagai macam harga yang di tawarkan.

Menurut pengrajin golok Hapid, dirinya menggeluti pengrajin ini sejak belajar di Sekolah Tingkat Pertama.

Hapid menambahkan Alhamdullilah usaha nya ini sudah kurang lebih 25 tahun. ” dia juga tidak akan menghilangkan kearipan lokal yang ada di Banten.

Golok yang di pasarkan berbagai macam bentuk nya, yang membedakan dengan golok yang berada ditempat lain adalah motif nya yang unik.

Kwalitas golok dan harga nya sudah teruji, bahkan penjualan golok nya ini sudah mencapai seluruh Nusantara di Indonesia. Golok yang Hapid pasarkan berpariasi seperti golok gablogan kebun kisaran harga 100 ribu, golok kladik kisaran 300 ribu hingga 2 juta dengan motif Sulangkar Banten.

Goloknya ini khas di Banten dan di akui Nusantara bahkan di dunia, golok yang dihasilkan dilihat dari ketajaman baja nya, imbuhnya.

Jika anda yang hobi mengkoleksi golok bisa langsung pesan kepenjualan langsung di alamat Kampung Parakan Saat, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang – Banten atau bisa melalui telpon 085288826141.(end)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!