AIR TERJUN & AIR PANAS BUMI “PARARANGEN” KAYU UWI SEBAGAI POTENSI WISATA ALAM DI KAWANGKOAN BARAT
MINAHASA | ISTANARAKYAT.NET – Area Hutan Asri yang terletak di wilayah Kepolisian Tanah Desa Kayu Uwi, Minahasa memiliki Potensi Obyek Wisata Alam berupa Air Terjun dan Air Panas Bumi.
Dalam pemantauan Media Istanarakyat.net di desa Kayu Uwi terdapat beberapa lokasi Air Terjun dan Sumber Air Panas Alami yang keluar dari dalam bumi dan masing-masing Air Terjun disebut PAPARANGEN, Ranosem, Makawulu’ut, Tongkowal, dan Ranowangko. Ketinggian Air Terjun ini antara 70 sampai 80 meter.
Menurut Kepala Desa Hukum Tua, Willem Raintung, luas area hutan yang meliputi Lima Lokasi Air Terjun dan Sumber Air Panas Alami ini berada dalam hamparan tebing dan lembah diperkirakan kurang lebih seluas 25 hektar. Bahkan disekitar Air Terjun diselingi beberapa Titik Sumber Air Panas Alami, tutur Hukum Tua.

Seorang pemerhati Wisata Alam asal Kawangkoan, Djoli Liow menyatakan bahwa Lokasi Air Terjun dan sumber air panas alami tersebut sangat berpotensi untuk Pengembangan wisata alam di Sulawesi Utara, khususnya di kabupaten Minahasa. Hal senada disampaikan oleh Ketua Gardasatya Nusantara kabupaten Minahasa, Benst Mundung menyebutkan lokasi Air Terjun dan Sumber Air Panas Alami yang berbatasan dengan desa Tombasian Atas, Kiawa dan Tombasian Bawah tersebut sangat strategis, karena hanya sekitar 1.600 meter dari desa-desa sekitar, bahkan jarak dari kota Manado sebagai pusat Provinsi Sulawesi Utara hanya sekitar 47 km, ucapnya.
Selanjutnya, Hukum Tua (Kepala Desa Kayu Uwi) berharap kiranya Akses sarana prasarana menuju lokasi dapat segera dibangun demi peningkatan Potensi Obyek Wisata Alam di desanya.
Adapun pengelolaan obyek pariwisata ini dapat melibatkan Dinas Pariwisata dan secara profesional dikelola melalui BUMDES yang nantinya akan ditunjang dari Anggaran Stimulan Dana Desa, bahkan terbuka untuk pihak swasta dan Kementerian Pariwisata-Ekonomi Kreatif, sehingga dapat meningkatkan semangat bagi masyarakat setempat dibidang ekonomi kreatif serta menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa yang akan menjadi bagian dari Kesejahteraan rakyat dan peningkatan kreativitas ekonomi alternatif masyarakat pada umumnya, termasuk dibidang Pariwisata Lokal, tandasnya. (jop)
![]()
