Hujan Deras Dua Jam, Jalan Raya Serang-Pandeglang Tergenang Air 30 Centimeter
BAROS | ISTANARAKYAT.NET – Air 30 centimeter menggenangi ruas jalan Raya Serang Pandeglang Km 12 Kp. Siluwung, Ds Sukamanah, Kec Baros, Kab Serang, yang disebabkan meluapnya Sungai Cipareang, Senin (9/8/2021) malam.
Akibatnya ruas jalan dari kedua arah sepanjang Jalan Raya Serang-Pandeglang mengalami tersendat oleh kendaraan roda dua yang berhenti.

Terjadinya genangan air disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Cipareang meluap ke jalan raya. Hujan terjadi sejak pukul 19:30 WIB hingga pukul 21:30 WIB.
Iman (42), warga Desa Sukamanah mengatakan, banjir yang terjadi menyebabkan jalan arah Serang menuju Pandeglang dan sebalik nya mengalami tersendat oleh luapan Sungai Cipareang.
“Hujan deras yang terjadi dua jam mengakibatkan sungai Cipareang jadi meluap. Meluapnya Sungai Cipareang diakibatkan pendangkalan aliran sungai dan bangunan warga serta aliran drainase juga sempit. Jadi air balik lagi ke jalan raya,” katanya.
Akibat banjir yang menggenangi jalan, sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat mati mendadak.

“Dari jam 19:30 Wib motor dan mobil sudah banyak yang mati. Karena air masuk ke mesin, jadinya mogok. Kalau yang saya lihat sekarang ini, ada beberapa mobil yang mogok,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Baros AKP L Wahyu Bintarna S. IP dan personil Polsek Baros yang turun langsung ke lokasi banjir untuk pengaturan arus lalu lintas disekitar lokasi tergenangnya air. Terhambatnya arus lalu lintas yang diakibatkan kendaraan roda dua yang berhenti, namun masih bisa di lalui kendaraan roda empat meskipun agak tersendat dan di atur oleh Petugas kepolisian dan warga. Ketinggian air lebih kurang 30 cm
”Kepadatan kendaraan roda dua yang mogok, mengakibatkan terhambatnya laju kendaraan. Tetapi kendaraan roda empat masih bisa dilalui meskipun agak tersendat. Kita lakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi,” ujar Kapolsek Baros AKP L Wahyu.
Kapolsek Baros menambahkan, dimohon dinas terkait agar segera turun tangan agar kejadian banjir seperti ini tidak terulang kembali, ujarnya.
Sekitar Pukul 23.30 air sudah surut, dan arus lalu lintas bisa di lintasi kembali. Musibah banjir yang diakibatkan meluapnya sungai Cipareang tidak menimbulkan korban jiwa.(end)
![]()
