Diduga Informan Polisi, Pukuli Warga Pakai Pistol

0
Spread the love

SUMATERA UTARA | ISTANARAKYAT.NET – Diduga jadi informan Polisi, gaya Dedi alias Polar arogan diperlihatkannya. Pria yang tinggal di kawasan Marelan tersebut pukuli warga hingga kepalanya sobek, Selasa (3/11/2020).

Dini hari M Isa alias Kopleng sedang bekerja menimbun rumah warga bersama temannya di Gang Abadi Pasar 2 Barat Kel.Rengas Pulau.

Di saat bersamaan Polar sedang bercerita dengan warga lainnya yang berada tak jauh dari lokasi tempat Kompleng bekerja.

Pagi dini hari itu Kompleng mendengar Polar berteriak-teriak yang mengatakan kalau dirinya adalah kibus (informan,red) oknum Kepolisian.

Merasa tak senang lantas Kompleng berbalik dan mengatakan lagi kalau kibus sebenarnya adalah Polar. Teriakan suara Polar bertambah besar, sehingga terjadilah adu mulut yang sengit.

Adu mulut semakin memuncak antara Kompleng dan Polar sampai dorong dorongan terjadi. Warga sekitar yang melihat percecokan itu lantas berusaha melerainya.

Saat itu Polar langsung mengengkol sepeda motornya dan berlalu dari lokasi pertengkaran. Dan tak sampai 10 menit Polar kembali datang dan membonceng temannya bernama Kepet.

Tanpa banyak basa basi Polar langsung mengejar Kompleng dan menghantamkan senjata jenis pistol ke arah mukanya.

Tak dapat mengelak kening Kompleng pun sobek dan darah segar muncrat setelah gagang pistol mendarat dikeningnya.

“Polar menghamtam pelipisku Bang pakai gagang senjata. Sampai pelipisku koyak,” ungkap Kompleng di depan Polsek Medan Labuhan.

Parahnya lagi Polar terus mengancam Kompleng berkali-kali dengan mengacungkan senjata ditangannya ke arah muka Kompleng.

“Kutembak kau atau kumatikan aja kau sembari mengacungkan senjatanya kepada Kompleng,” ungkap.Kompleng kepada wartawan.

Menurut beberapa warga di kawasan Marelan, pergaulan Polar terbilang sangat dekat dengan salah seorang oknum Kepolisian di Polres Pelabuhan Belawan.

Diketahui warga bahwasannya selama ini sepak terjang Polar sangat buruk dan arogan. Polar selalu memperlihatkan sikap sombongnya terhadap warga. Bahkan Polar selalu memamerkan senjata bawaannya yang terselip dipinggang.

Lantas diduga karena kedekatannya dengan oknum pihak Kepolisian di Polres Pelabuhan Belawan, sehingga kepercayaannya pihak Kepolisian disalahgunakan untuk menakut-nakuti masyarakat.

Malahan ada seorang warga yang namanya tak mau disebutkan mengatakan kalau Polar pernah terlihat dalam suatu penangkapan di kawasan Kel. Tanah Enamratus.

Konfirmasi kepada Kapolsek Medan Labuhan melalui Kanit Reskrim Iptu Andi SH mengatakan kasus penganiayaan yang diterima Polsek Medan Labuhan masih dalam.penyelidikan.

“Kasus penganiayaan masih kita selidiki,” tegas Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi SH.(TS/TO)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!