Selain Boikot, KETUM ISLAH Berharap Pemerintah RI Juga Mendesak Mahkamah Uni Eropa Untuk Menghukum Macron
CILEGON – ISTANARAKYAT.NET – Seruan Boikot Produk Prancis kian ramai di gaungkan oleh berbagai pihak yang mengecam keras Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron karena pernyataannya dinilai telah melukai seluruh umat islam se dunia.
Dalam hal ini, Ketua Umum ISLAH Muhammad Rizqi Baidullah juga turut menyampaikan seruan Boikot Seluruh Produk keluaran Prancis tersebut. Menurutnya Boikot harus dilakukan sampai Presiden Emmanuel Macron meminta maaf kepada umat Islam. Baid juga menganggap Macron terpampau arogan dan kebebasan berekspresi ala Macron mutlak bersifat egoistik.
“Macron hanya memperhatikan kepentingan pribadinya dan tidak peduli kepada kepentingan dan keyakinan masyarakat dunia lainnya terutama umat Islam yang jumlahnya lebih dari 2 miliar di muka bumi ini. Kami berharap Pemerintah RI bisa mengambil kebijakan untuk memboikot seluruh produk keluaran Prancis sampai Macron mau meminta maaf kepada seluruh umat islam dunia” Tegas Baid.
Bahkan Baid juga menyampaikan bahwa Mestinya Macron mementingkan kemaslahatan umum dengan mengikuti keputusan Peradilan HAM Eropa, pada 25/10/2018, yang menetapkan bahwa penistaan agama dan tokoh agama bukanlah bentuk kebebasan berbicara dan berekspresi.
Keputusan peradilan HAM itu keluar terkait kasus Nyonya E.S. yang dijatuhi hukuman pidana oleh Pengadilan di Austria karena Nyonya E.S. berulang kali menista Nabi Muhammad dengan penyebutan pedofilia.
Kasus ini kemudian oleh yang bersangkutan dibawa ke Pengadilan HAM Eropa, tetapi permohonannya ditolak oleh Pengadilan HAM Eropa dengan penegasan bahwa penistaan kepada Nabi Muhamamd SAW bukanlah bagian dari kebebasan berekspresi.
“Selain Boikot, saya juga berharap Pemerintah RI dengan tegas mau mendesak Mahkamah Uni Eropa untuk segera mengambil tindakan serta memberikan hukuman yang setimpal bagi Macron yang telah dengan jelas melakukan pelanggaran besar dengan menghina dan melecehkan Nabi Muhammad SAW” tutup Baid. (Regar/Selamet)
![]()
