Ditabrak Kapal Seorang Nelayan Tewas Mengenaskan

0
Spread the love

SUMATERA UTARA | ISTANARAKYAT.NET – Satu orang nelayan bernama Aspan (40) warga Tanjung Pura tewas setelah perahunya ditabrak kapal pukat Teri di kawasan perairan Selat Malaka, Kamis (5/11/2020).

Sementara 2 korban yang lain: tekong kapal, Asfan (45) serta Abdullah (30) yang merupakan ABK selamat. Dan satu lagi ABK bernama M Johan (25) masih dalam pencaharian di laut.

Disebut-sebut kematian Aspan disebabkan kepalanya pecah terkena baling-baling kapal pukat teri.

Informasi yang didapat perahu nelayan tradisional ini membawa nelayan dari Tanjung Pura Kab.Langkat ke perairan Selat Malaka.

Namun sesampainya di kawasan perairan Selat Malaka kapal tiba-tiba saja ditabrak kapal pukat Teri.

Diduga kejadian tabrakan kapal nelayan tersebut dikarenakan kabut tebal yang menutupi jarak pandangan mata.

Ketua Aliansi Nelayan Selat Malaka Abdurrahman alias Atan meminta agar pihak berwajib khususnya Ditpolair Poldasu segera memproses dan menindak pelaku penabrakan perahu nelayan.

“Kita Aliansi Nelayan Selat Malaka meminta kepada pihak Polair agar segera menindak pelaku penabrakan perahu nelayan,” ucapnya.

Melalui telepon selulernya Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indobesia (HNSI) Sumut, Zulfahri Siagian menjawab bahwa dirinya telah menemui keluarga korban tabrakan laut di RS TNI – AL Belawan dr.Komang Makes.

“Kita telah menjumpai korban dan keluarga korban yang berada di RS TNI -AL dr.Komang Makes,” katanya.

Namun ketika wartawan menyinggung pertanyaan berapa jumlah korban tabrakan. Zulfahri tak dapat menjawab.

Saat itu juga Zulfahri menyarankan agar awak media mendatangi Mako Ditpolair Poldasu.(ts/to)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!