Dalam Satu Hari Terjadi 2 Kali Gempa Di Banten Dan Banda Aceh

0
Spread the love

PANDEGLANG | ISTANARAKYAT.NET – Gempa bumi kembali terjadi di wilayah Banten. Kali ini tepat nya didaerah Sumur, Pandeglang, Banten.

Sabtu, 14 November 2020, terjadi gempa berkekuatan 5 magnitudo pada pukul 22.32 WIB.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Gempa terjadi di 49 Km Barat Daya Sumur, Banten. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Dalam Skala MMI gempa terasa hingga:

– III Cikeusik
– III Bayah
– III Ciptagelar
– III Panggarangan
– II-III Carita
– II-III Panimbang
– II-III Labuan
– II-III Cimanggu
– II-III Malimping
– II Cikotok
– II Rangkasbitung
– II Sawarna

Akibat gempa dengan berkekuatan 5 magnitudo ini tidak menimbulkan tsunami.

Beberapa jam sebelumnya gempa juga terjadi di Banda Aceh dan sekitarnya pada pukul 01:33:08 WIB Sabtu, 14 November 2020. BMKG mengumumkan gempa bumi di Banda Aceh berkekuatan Magnitudo 5.3 SR.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa Banda Aceh hari ini berada pada titik koordinat 5.69 LU 95.56 BT.

Menurut BMKG pusat gempa berada di darat 30 km Timur Laut Banda Aceh. Adapun kedalaman pusat gempa (hiposentrum) tersebut adalah 10 Km. BMKG juga mengingatkan agar masyarakat di Banda Aceh mewaspadai potensi gempa susulan.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, guncangan akibat gempa Banda Aceh hari ini dirasakan pada sejumlah tempat berikut.

– IV Banda Aceh

– II-III Lhokseumawe

Sebagai informasi, Skala MMI (Skala Mercalli) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada 1902. Skala MMI lalu dimodifikasi oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann pada 1931.(end).

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!