Pembangun drainase untuk menanggulangi banjir di desa Kepatihan kab Gresik
GRESIK | ISTANARAKYAT.NET – Kesatuan masyarakat yang memiliki suatu wilayah dan berwenang mengatur kepentingan masyarakat setempat, dalam hal ini disebut pemerintahan desa. Desa Kepatihan kecamatan Menganti kabupaten Gresik yang berbatasan langsung dengan wilayah pemerintahan kota Surabaya.
Untuk mewujudkan pembangunan drainase guna menanggulangi dampak banjir ini sangat dibutuhkan karena di setiap musim penghujan banjir terjadi di sebagian wilayah desa Kepatihan tersebut ,pembangunan Ini merupakan terobosan kepala desa Dodik Suprayogi supaya bisa mengurangi banjir .
Sebagai langkah yang diambil yaitu membangun drainase sepanjang 450 meter lebih dengan cara membuat plengsengan batu kali setinggi 160 cm dan langsung bermuara ke anak kali Lamong dan ini sudah selesai dilaksanakan.
terkait dengan pembangunan plengsengan tersebut setelah kami konfirmasi kepada kepala desa mengenai anggaran yang diperoleh dari bantuan jaring aspirasi masyarakat partai Gerindra sebesar 70 juta dari partai kebangkitan bangsa kabupaten Gresik sebesar 75 juta , dengan spesifikasi 60 meter dan 65 meter , dan ditunjang dari pendapatan asli desa serta partisipasi masyarakat wilayah tersebut ,dengan total anggaran 450 juta lebih.ini untuk menjawab. Pertanyaan masyarakat terkait sumber anggaran .
Dari penelusuran wartawan media istana rakyat di lokasi pembangunan plengsengan tersebut, memang belum ada bener / prasasti yang terpasang ,karena hal tersebut harus di pasang, supaya masyarakat tau sumber anggaran dari mana, sebagai bentuk keterbukaan informasi publik yang tercantum di UU no 14 tahun 2011 ,dan ini segera dipasang, ujar Dodik Suprayogi selaku kepatihah desa Kepatihan. (nm)
![]()
