Mahasiswa Meninggal Dunia Usai Mengikuti Diklat Mapala
SERANG | ISTANARAKYAT.NET – Seorang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, meninggal dunia usai mengikuti kegiatan diklat mahasiswa pecinta alam (Mapala).
Fadli (18) warga Desa Cikening, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan Diklat mahasiswa Pecinta Alam selama 10 hari.
Fadli meninggal di kamar kos milik temannya yang ada di Kota Serang. Sebelumnya ia datang ke kos temannya tersebut dengan wajah pucat dan langsung meminta izin untuk istirahat.
Saat datang, temannya itu sempat menawarkan Fadli untuk makan namun ia menolak dengan alasan ingin segera beristirahat. Hingga beberapa saat kemudian, Fadli tak kunjung sadar saat dibangunkan dari tidurnya.
Mengetahui hal tersbut, temannya langsung membawa Fadli ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Berdasarkan informasi yang didapat, keluarga Fadli yang melihat kondisi tubuhnya saat disemayamkan mengatakan bahwa pada tubuhnya terdapat beberapa luka dan memar.
Sementara itu, diketahui bahwa pihak kampus mengatakan saat sebelum mengikuti kegiatan tersebut, Fadli sudah mengalami sakit. Pihak keluarga pun juga mengatakan bahwa sebelumnya Fadli juga mengalami kecelakaan yang menyebabkan kakinya patah tulang. Fadil diduga memaksakan diri mengikuti kegiatan mapala yang dilakukan oleh pihak UKM.
Terakhir, pihak kampus menambahkan kegiatan dalam bentuk apapun di kampus ataupun di luar kampus sudah tidak diizinkan. Apalagi, di saat pandemi Covid-19 ini seluruh mahasiswa harus mematuhi protokol kesehatan.(acai/end)
![]()
