Pengendara Motor Tabrak Penyebrang Jalan Alami Luka-luka
BAROS | ISTANARAKYAT.NET – Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan pejalan kaki terjadi di ruas jalan Kabupaten, tepatnya Jalan Raya Serang-Pandeglang, Desa Suka Indah Kecamatan Baros, Selasa (2/3/2021).
Akibatnya seorang pejalan kaki mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di klinik Ar-Rahman, Desa Sukamanah.
Diketahui kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut sepeda motor Honda CBR A 2414 CI, yang dikendarai Febri Andrianto warga Kp. Kaso Rt 02/06 Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, kontra pejalan kaki bernama Ratu Qurutuain (11) warga Kp. Nyatuh Desa Suka Indah Kecamatan Baros Kabupaten Serang.

Menurut keterangan saksi Usro, kecelakaan tersebut bermula sepeda motor Honda CBR A 2414 CI berjalan dari arah pandeglang menuju Serang sedangkan pejalan kaki yang hendak menyebrang jalan, namun karena jarak sudah dekat pengemudi Sepeda Motor Honda CBR A 2414 CI tidak bisa menghindar selanjutnya menabrak pejalan kaki tersebut terang saksi kepada petugas yang datang lokasi kejadian.
Menurut Kapolsek Baros AKP Ridwan Siahaan yang datang ke lokasi kejadian memgatakan, Pengemudi Honda CBR mengendarai sepeda motornya dengan cukup dan kurang memperhatikan ruas jalan yang mengakibatkan laka lantas tersebut.
Sementara itu dari lokasi kejadian, motor yang di kendarai Febri Andrianto terperosok ke gorong-gorong depan kejadian saat kecelakaan.

“Didugga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalu-lintas di depannya sehingga menabrak pejalan kaki yang hendak menyeberang,” terang AKP Ridwan Siahaan.
Akibat laka lantas tersebut, lanjut AKP Ridwan, pejalan kaki penyebrang jalan tersebut mengalami luka-luka yaitu lecet di bagian tangan sebelah kiri dan kaki kanan, sadar. “Korban segera dilarikan ke Klinik Ar-Rahman,” imbuhnya
Korban sempat terseret 2 meter dari lokasi kejadian, sebelum motor nya terperosok ke gorong-gorong.

Tak lupa AKP Ridwan Siahaan mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkendara di jalan raya agar meningkatkan kewaspadaannya. Seringkali kecelakaan bermula dari adanya pelanggaran. “Untuk itu, jadilah pelopor keselamatan berlalu-lintas, budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” pungkasnya.(end)
![]()
