Angin Puting Beliung Porak-Poranda Bangunan Sekolah, Pabrik, Dan Sejumlah Rumah Di Cilegon

0
Spread the love

CILEGON | ISTANARAKYAT.NET – Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang beberapa titik di wilayah Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Jumat (4/6/2021) siang. Peristiwa ini mengakibatkan sekolah, sejumlah rumah warga hingga pabrik di wilayah Grogol mengalami kerusakan.

Di wilayah Pabuaran, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, angin puting beliung mengakibatkan genting atap sekolah MTS Al-Khairiyah Pabuaran berjatuhan.

Menurut Kepala TU MTS Al-Khairiyah Pabuaran Mislah mengatakan, kejadian angin puting beliung terjadi cukup cepat.

“Kejadiannya hanya sekitar 5 menitan, dan bunyinya sangat kencang banget, genteng semua jatuh.”

Dengan kondisi ini, ia mengaku cukup khawatir apabila terjadi angin puting beliung susulan.

“Sampai sekarang saya pun enggak berani benerin ini. Khawatir ada kejadian yang sama. Apalagi sekarang licin. Kalau kerugian diperkirakan capai jutaan rupiah,” ujarnya.

Selain menimpa sekolah dan rumah warga, sebuah pabrik PT Tenaris SPIJ yang berada di Kawasan Industri Estate Cilegon (KIEC) juga diterjang angin puting beliung, dari peristiwa itu membuat seng atap pabrik penghasil pipa besi itu, beterbangan.

Staf Informasi Muhammad PT Tenaris SPIJ Kota Cilegon saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa alam angin puting beliung yang menimpa pabrik SPIJ. Peristiwa itu kata dia tak berlangsung lama.

“Iya bener terjadi di SPIJ tadi siang. Lokasinya di plan checking akhir pembuatan pipa baja. Enggak berlangsung lama,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Karena, sebagian karyawan saat kejadian tengah melakukan salat Jumat.

“Tidak ada korban jiwa, karyawan jumlahnya yang ada di lokasi itu sebanyak 3 sampai 4 orang. Karyawan langsung mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman,” terangnya.

Kata Muhamad, peristiwa itu tidak mengganggu aktifitas produksi. Usai kejadian pihaknya bersama dengan karyawan lainnya langsung mengevakuasi material yang jatuh.

“Kerugian kira-kira diprediksi mencapai puluhan juta rupiah. Tapi secepatnya akan kami selesaikan, dan sekarang sudah normal kembali,” katnaya

Muhammad menambahkan, bangunan tersebut memang bangunan semi permanen sehingga saat terjadi angin kencang atapnya bisa terbawa, karena atapnya terbuat dari lempengan besi tipis.

“Memang itu yang hancur karena bangunannya semi permanen. Kami buat itu sengaja semi permanen karena lokasinya pindah-pindah. Selain itu bangunan tersebut kondisinya sudah lama, jadi ketika ada angin kencang ya terbawa atapnya.”

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, namun kerugian akibat angin puting beliung mencapai ratusan juta rupiah.(end)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!