Pemagaran Tembok Di Kp. Daragem Kec Baros Mendapatkan Protes Dari Warga, Karena Tidak Ada Akses Jalan Untuk Kesawah

0
Spread the love

BAROS | ISTANARAKYAT.NET – Warga Kp. Daragem Desa Baros, Kecamatan Baros Kabupaten Serang keberatan atas didirikan nya tembok pembatas di wilayah persawahan miliknya, Sabtu (28/8/2021) siang.

Menurut keterangan Ketua RT 16 RW 04 RT Eti Suhaeti, mengatakan pemagaran tersebut belum ada ijin dan saya belum tau keperuntukanya untuk apa, saat di wawancara oleh awak Media.

Mengenai adanya pemagaran tersbut, rombongan dari Forum Silaturahmi Kepemudaan (FSKP) Kecamatan Baros turun kelokasi untuk melihat langsung pemagaran sawah yang mementingkan pribadi seorang pengusaha dan merugikan warga.

Ada tiga point yang menjadi permintaan warga Kp. Daragem, diantaranya dibuatkan pintu untuk bersawah, tanah wakaf dibuatkan pintu, dan surat ijin IMB nya.

Tak halnya lagi satu bidang sawah wakaf tertutup tidak bisa berproduksi lagi karena aliran airnya terhalang oleh pagar tembokan yang membentang di wilayah Kp Daragem Desa Baros kecamatan Baros kabupaten serang Banten.

Atas nama FSKP menindak lanjuti musyawarah pertama tahun 2020 dan hari Rabu 25 Agustus 2021 ini dari FSKP yang di mediasi oleh Kepala Desa Baros Suparlan Hasil musyawarah yang tidak memuaskan bahkan sekarang 3 point yg perlu di perhatikan oleh aparatur pemerintah desa
sawah warga tersebut saat ini tidak bisa di lewati ke sawahnya, sawah wakaf tida bisa produktif, namun sekarang sawah masih bisa di garap walau saluran air tertutup.

Perwakilan dari FSKP Baros K.H.Abdul Hamid dan yang lainya menegaskan, kalau untuk sawah wakaf itu pemagaran keburu di stop tetapi masih produktif dan masih ditanami cabe oleh warga, walaupun saluran air tersendat karena tertutup jadi air tidak mengalir.

Dan yang pelu diketahui permasalahan ini tidak muluk-muluk untuk tidak menyetop kegiatan tersebut, hanya kita inginkan supaya warga yang ingin bertani diberi jalan yang layak dan tidak melalui kali. Dari FSKP menilai baik dari desa dan polsek tidak terlalu menanggapi, tambahnya.

Hamid menegaskan apabila pihak pengusaha tersebut tetap melakukan pemagaran jangan salahkan masyarakat jika ada hal yang tidak kita inginkan terjadi di bumi Baros ini. Tutupnya.(end)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!