Pelesir Lebih Hemat, Harga Tiket Ferry Johor ke Batam Cuma Ratusan Ribu Rupiah

0
Spread the love

BATAM I ISTANARAKYAT.NET – Tiket Ferry Johor ke Batam Perjalanan wisata ke negara-negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura dari Batam memang relatif lebih ramah di kantong jika menggunakan transportasi jalur laut dibandingkan udara. Bagi warga Batam yang ingin ke Malaysia misalnya, bisa menumpang kapal ferry dari Batam Center menuju Pelabuhan Pasir Gudang atau Stulang Laut Johor dengan harga tiket ratusan ribu rupiah saja.

Adapun harga tiket ferry dari Johor ke Batam via Pasir Gudang dipatok mulai RM61,20 atau sekitar Rp210 ribu per orang dan dari Stulang Laut ke Batam Center one way (sekali jalan) dipatok Rp234 ribuan, belum termasuk pajak. Perjalanan lintas negara dengan kapal ferry ini kabarnya memakan waktu cukup singkat, sekitar 2 jam saja. Asyik kan? Pelesir ke luar negeri jadi makin mudah, murah, dan cepat via kapal ferry dengan pilihan jadwal yang beragam.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau meminta pemerintah pusat untuk membuka pelabuhan internasional di sejumlah daerah wisata yang ada di Kepri. Menurut Kepala Dispar Kepri Buralimar, pelabuhan internasional di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang perlu dibuka supaya wisatawan mancanegara bisa berkunjung ke Kepulauan Riau.

“Kondisi Batam dengan Bali berbeda. Kalau di Bali memang yang diandalkan itu bandara internasionalnya, tetapi kalau di Bandara Hang Nadim Batam, jarang digunakan, kecuali ada kelompok wisatawan mancanegara yang charter pesawat,” jelas Buralimar, seperti dilansir Republika.

Buralimar menambahkan, di Batam dan Bintan pembukaan akses pelabuhan internasional dibutuhkan guna menarik perhatian turis asing. Sebelum adanya pandemi, wisman biasanya masuk Indonesia lewat pelabuhan internasional, bukan dari bandara. Bahkan wisatawan asing asal Singapura kabarnya paling banyak berkunjung ke Indonesia sepanjang tahun. Selain itu, wisatawan dari berbagai negara yang sempat tinggal atau berlibur selama beberapa hari di Singapura melanjutkan perjalanannya ke Batam dan Bintan lewat pelabuhan internasional.

“Persoalannya sekarang, Singapura masih menutup akses masyarakatnya ke luar negeri. Begitu pula dengan wisatawan asal Malaysia banyak berkunjung ke Kepri sebelum pandemi. Hal itu disebabkan kedua negara bertetangga dengan Kepri,” terangnya. Dibukanya akses wisman dari 19 negara menurutnya tak terlalu berdampak pada kunjungan wisman ke Batam, kecuali pihak maskapai bekerja sama dengan travel untuk menyediakan paket wisata yang menarik.(rr)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!