PEMBUKAAN BINJAI MILENIAL MARKET TUAI KONTROVERSI

0
Spread the love

MEDAN | ISTANARAKYAT.NET – Pada hari Sabtu tanggal 13 Nopember 2021 dilaksanakan acara pembukaan Binjai Milineal Market oleh Wakil Walikota Binjai Bapak Rizky Yunanda Sitepu, acara tersebut di hadiri pula oleh wakil Aslog Kodam I Bukit Barisan Bapak Letkol Inf. Edwin Dwi Guspana, selain itu hadir juga perwakilan Dandim 0203 Langkat Bapak Lettu Inf. Sudargo, Camat Binjai Utara, serta jajaran Polres Binjai dan Polsek Binjai Utara.

Setelah acara pembukaan selesai, rombongan wakil walikota beserta tamu undangan lainnya meninggalkan tempat acara.

Usai acara seremoni pembukaan, panitia acara dalam hal ini managemen Binjai Milenial Market melanjutkan acara dengan menampilkan 2 (dua) orang penari waria yang berpakaian minim (terkesan mengumbar aurat),

Hal inilah yang memantik keresahan warga, yang di sampaikan melalui ormas ormas Islam yang ada di kota Binjai, sebut saja NU, BKPRMI, GNPF, Himmah, PMI, Majelis Mujahidin, FUI, dll, sehingga beita ini viral di medsos medsos kota Binjai.

Sebelumnya pernah juga terjadi peristiwa serupa di kota Binjai, misalnya : Tarian Waria di Binjai Supermall, ini juga mendapat penolakan keras dari warga yang diwakili oleh ormas ormas Islam di kota Binjai. Pada kejadian ini pihak panitia dan managemen Binjai Supermall meminta maaf kepada warga kota BInjai melalui ormas ormas Islam yang di mediasi oleh MUI kota Binjai dan Jajaran Polres Binjai saat itu.

Selain itu pernah juga pertunjukan ketangkasan mengendarai sepeda motor yang diberi nama Tong Stan, pada saat itu baleho promosinya menggunakan photo beberapa orang wanita yang berpakaian minim, pada waktu itu bertepatan pada bulan Ramadhan saat orang Muslim melaksanakan Ibadah Puasa , maka sontak warga melalui ormas ormas Islamnya melakukan penolakan atas acara tersebut dan akhirnya acara tersebut pun batal di gelar.

Banyak lagi acara acara lain yang menghadrkan artis ibukota yang diketahui artis artis tersebut tidak senonoh dalam penampilannya juga mendapat penolakan warga, tidak jarang acaranya di batalkan atau acara yang sedang berlangsung di hentikan.

Ini dilakukan warga karena warga sangat cinta terhadap kotanya, sehingga warga tidak ingin mencemari kotanya dengan penampilan penampilan yang tidak senonoh yang dapat merusak mental generasi penerusnya, sehingga kota Binjai di kenal dengan kota yang Religius.

Jada sangat wajar apabila penampilan waria berpakaian minim di acara pembukaan Binjai Milenial Market juga dapat penolakan warga melalui ormas ormas Islamnya.

Selain itu salah seorang warga dengan inisial TA menyebutkan bahwa pembukaan Binjai Milenial Market menyebabkan kerumunan yang berarti melanggar protokol kesehatan disaat masa pandemi sekarang ini, disaat yang sama lapangan merdeka Binjai di tutup untuk mengurangi kerumunan, jalan didepan kantor Walikota Binjai juga di tutup yang tak jarang menyebabkan kemacetan di jalan Hasanuddin.

Keadaan ini menjadi kontroversi,” lapangan merdeka di tutup tapi lapangan 121 malah di buka” kata salah seorang warga.

Selain itu yang menjadi sorotan warga di area Binjai milenial Market itu adalah adanya gambar mirip Presiden RI yang di letakkan persis disamping kamar mandi, warga tidak senang melihatnya, terkesan melecehkan negara sendiri katanya.

Warga berharap kepada pihak pihak yang berwenang untuk dapat mengambil langkah langkah bijak terhadap Binjai Milenial Market tersebut agar dapat mengurangi keresahan mereka dan menjaga kota Binjai tetap kondusif. (zb)

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!