MENYATUKAN SUKU MARAB KEMBALI LONGGINUS FATAGOR S. SOS
Papua || istanarakyat.net Pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2021 di lokasi Dusun tua yang konon dulunya ditempati suku marab Longginus Fatagur S. Sos selaku Kepala Suku Besar Keerom sekaligus tokoh adat suku Marab di hadiri juga sesepuh adat dan masyarakat adat tengah melaksanakan upacara adat dalam rangka di mulainya pembukaan lahan guna menjadi lokasi pengembangan Dusun Tua suku Marab. Diharapkan kedepan dengan di bukanya wilayah ini dusun tua bisa menjadi sebuah kampung wisata.
Pemikiran dari bapak Longginus Fatagur S. Sos agar tempat dimana nenek moyang suku marab pertama kali membuat sebuah dusun tidak punah.
Beliau mencontohkan banyak sekali suku suku yang sekarang punah.
Sebagai tokoh adat beliau sudah sewajarnya menjaga sejarah sukunya .
Suku marab dan manem perlu saya jaga .
Dengan pemekaran atau pendirian kampung baru diwilayah marab .
Maka akan diperjuangkan juga Distrik baru yaitu distrik marab .
Di wilayah ini ada dua suku yaitu manem dan marab ,
Manem sudah menjadi distrik maka kedepan kita harus berjuang agar marabpun bisa menjadi Distrik.
Beliau menegaskan bahwa kampung baru yang di rencanakan ini adalah sebuah kampung yang bisa dijadikan kampung wisata.
Dimana suku asli berdampingan dengan warga bangsa nusantara.
Dalam rangka merealisasikan rencana besar dalam waktu dekat beliau akan berangkat ke Jakarta memohon kepada presiden untuk dukungan pembangunan kampung wisata tersebut.
Saya termasuk salah satu yang ikut berjuang mengajak saudara – saudara saya yang waktu dulu ikut kegiatan OPM.
Mereka saya ajak kembali ke ibu pertiwi hingga saat ini.
Sangat wajar bila saya di usia yang mulai senja memohon sebuah perhatihan dari pemerintah pusat agar bisa membantu saya mendirikan sebuah KAMPUNG KERUKUNAN dan KAMPUNG WISATA.
Dengan harapan para generasi setelah saya bisa meng IMPLEMENTASIKAN sebuah arti KERUKUNAN Dan TOLERANSI.
Saya selaku generasi tua harus memberikan contoh.
Walaupun usia beliau tidak muda lagi namun semangat beliau untuk membangun negerinya sangatlah luar biasa.
Semoga VIRUS positif beliau bisa menular kepada generasi di bawah beliau.
Keerom masih sangat tertinggal.
Keerom butuh sentuhan para Visioner.
Keerom butuh hati – hati bersih untuk membangun.
Di akhir wawancara beliau menegaskan bahwa calon warga kampung baru yang merupakan kampung wisata harus mengikuti panitia dalam pembangunan model rumah .
Penataan perkarangan semua harus diatur sedemikian rupa agar bisa menjadi kampung wisata sesuai harapan.
Semoga permohonan yang akan saya perjuangkan ke Jakarta bisa membuahkan hasil yang maksimal .
Demi terwujud sebuah kampung wisata di Kabupaten Keerom.
Demikian warta dari ufuk timur NKRI
salam dari ufuk timur NKRI
TONJOKUD
![]()
