Direktur intelkam Polda Jabar Kombes Pol Drs. Ruslan Efendi M.Si, Sampaikan Ucapan Terimakasih Atas Bantuan LSM GMBI yang telah membatu memberika data kasus pengeroyokan di Karawang
BANDUNG, istanarakyat.netĀ LSM GMBI mengajukan beberapa tuntutan atas terjadinya kasusĀ pengeroyokan yang terjadi terhadap anggota LSM GMBI pada akhir bulan November 2021 silam yang menelan korban jiwa di Jalan Interchange Karawang.
Ini yang menjadi perhatian sekaligus pertanyaan besar bagi Moch Mashur (Abah) dan seluruh rekan-rekan LSM GMBI, atas kinerja Polda Jabar dalam penanganan kasusnya.
KetuaĀ distrik kota Bandung Moch Mansur (Abah) mempertanyakan dalam gerakan aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Barat Senin (3/1/2022), Dalam orasinya mempertanyakan keseriusan dalam penanganan kasus tragedi pengeroyokan yang mengakibatkan jatuh korban jiwa. “Siapa yang akan menerima kami dalam audiensi hari ini, tolong jawab dan berikan kami informasi yang sejelas-jelasnya”.
Abah juga menyampaikan, tragedi pengeroyokan Karawang sampai saat molor di tempat, Abah mempertanyakan keseriusan Ditreskrimum dalam menangani kasus ini. “Kapolda Jabar tidak ada taringnya, seharusnya kasus ini sudah bisa di tangkap otak pelaku pengeroyokan”, tambahnya.
Ditempat yang sama, Direktur intelkam Polda Jabar Kombes Pol Drs. Ruslan Efendi M.Si., Mengatakan, tidak ada kesulitan dari penyidik dalam menangani kasus pengeroyokan yang terjadiĀ di Karawang sebenarnya, akan tetapi adanya perbedaan dalam menyikapi dan secara menyelidiki kasus tersebut.

Ruslan menambahkan bahwaĀ hasil penyelidikan kasus tragedi pengeroyokan di Karawang saat inisudah dilimpahkan ke kejaksaan. Karena “Kami dalam 15 hari ini menunggu hasil dari kejaksaan dan karena terpotong waktu libur saja”, ungkap Kombes Pol Drs Ruslan Efendi M.Si.
Masih menurut Ruslan,Ā kasus ini akan kita kejar terus sampai selesai, Ruslan juga mengatakan pihaknya berterima kasih kepada LSM GMBI yang telah membantu memberikan data data tambahan untuk dijadikan bahan penyelidikan, pungkasnya.
Di dalam aksi unjuk rasa itu, Ketua wilter Jawa tengah dalam audensi menyampaikan tuntutan sebagai berikut:
1. Tangkap Aktor pelaku pembunuhan sampai keakar akarnya.
2. Usut tuntas dan menangkap para pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang.
3. Tangkap para pendana insiden tersebut.
4. Menerapkan pasal pasal pidana dan tidak hanya satu pasal pengeroyokan.
5. Tuntutan LSM GMBI meminta 7 hari dan memberikan penjelasan secara terang benderang.
6. Tegakkan hukum walaupun langit akan runtuh.
Saat berita ini diterbitkan pihak unjuk rasa masih menunggu jawaban dari pihak Polda Jawa Barat. (Ikin, by red@istanarakyat.net).
![]()
