Klarifikasi Pengelola SPBU Sayan Melawi: Bantah Adanya Antrean Jerigen dan Tudingan Kebal Hukum

0
Spread the love

Jelajah Lintas Indonesia || MELAWI, – Pihak manajemen SPBU 66.796.04 Sayan, Kabupaten Melawi, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya pengisian BBM menggunakan jerigen di tengah kelangkaan Pertalite. Pengelola menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Manager Lapangan SPBU 66.796.04 Sayan, Arif, menyatakan bahwa operasional penyaluran BBM pada tanggal 27 Maret 2026 berjalan sesuai aturan yang ditetapkan. Ia membantah keras narasi yang menyebutkan adanya antrean jeriken yang mendominasi pengisian BBM.

“Kami tegaskan bahwa pada tanggal 27 Maret memang benar ada penyaluran minyak ke masyarakat. Namun, tidak ada antrean menggunakan jerigen sebagaimana yang diberitakan. Semua proses pengisian terpantau dan dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku,” ujar Arif dalam keterangan resminya, Sabtu (28/3/26).

Kondisi SPBU Pertanggal 28-04-2026

Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa pada tanggal 28 Maret 2026, unit SPBU yang dikelolanya bahkan tidak melakukan aktivitas pelayanan atau operasional. Hal ini sekaligus mematahkan spekulasi mengenai adanya praktik penyimpangan yang berlangsung terus-menerus.

Arif menyayangkan adanya pemberitaan yang naik tanpa adanya upaya konfirmasi atau klarifikasi kepada pihak pengelola. Menurutnya, informasi yang tidak berimbang dapat membentuk opini negatif di masyarakat dan merugikan nama baik unit usaha.

“Kami sangat menghargai rekan-rekan jurnalis sebagai mitra informasi. Namun, alangkah baiknya jika ada konfirmasi terlebih dahulu kepada kami sebelum berita ditayangkan. Tujuannya agar informasi yang sampai ke publik berimbang, akurat, dan tidak terkesan menyudutkan pihak SPBU secara sepihak,” tambah Arif.

Pihak SPBU 66.796.04 Sayan berkomitmen untuk tetap transparan dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Melawi, khususnya di Kecamatan Sayan. Manajemen juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Pintu kami selalu terbuka untuk komunikasi. Kami berharap ke depannya koordinasi dengan rekan media bisa berjalan lebih baik demi menjaga kondusivitas di tengah masyarakat,” pungkasnya.

( Redaksi – Tim )

Loading

Admin 02 Admin
Author: Admin 02 Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!