BANTUAN TERNAK ASPIRASI PARTAI RASA KEADILAN DAN DILEMATIS
Papua || istanarakyat.net Pada hari Rebu tanggal 29 Desember 2021 pukul 13.30 wit
Kontributor media istana rakyat Papua ikut mendampingi supleyer ternak Keerom mengantar pesanan vendor pengadaan sapi bibit untuk kelompok di Koya Barat Jayapura kota.
Standar dari peternakan sangat luar biasa betina tinggi 105 cm jantan 110 cm.
Sungguh bantuan ideal buat peternak.
Namun apaboleh dikata harga ke supleyer sangat rendah sehingga ternak yang datang di bawah standar.
Siapa yang mau disalahkan karena biaya interten yang begitu mahal.
Itu sudah biasa bagi kalangan pengusaha untuk mendapatkan projek.
Praktek turun temurun .
Mari kita intropeksi disemua lini baik pejabat , pengusaha sampai dengan penerima manfaat ternak.
Lucu kalau saya perhatikan penerima ternak adalah orang yang sudah sangat mapan untuk ukuran didaerah penerima bantuan sapi. Itu bisa dilihat dari penampilan penerima rumah tempat tinggal mereka dan cara mereka berbicara.
Kami coba bertanya kenapa tidak diberikan kepada warga yang belum atau tidak mampu.
Ternyata yang mangajukan proposal adalah kelompok yang sudah sangat dekat dengan anggota dewan.
Azas manfaat saling menguntungkan.
Namun bila dilihat dari sisi keadilan sosial maka jiwa pejuang keadilan akan memberontak, mereka pasti berteriak tidak adil, bagaimana empati para anggota dewan yang berjuang mendapatkan bantuan sementara tidak bermanfaat bagi rakyat miskin.
Katanya pemerintah ingin segera menghilangkan kemiskinan.
Kalau presiden punya keinginan tersebut kenapa para pajabat dibawahnya tidak melakukan hal yang sama.
Kelompok siluman pun turut menikmati sapi bantuan.
Kapan kita memiliki pejabat yang sudi dan ihklas mengurus rakyat kecil miskin yang pastinya tidak sedap bagi politisi. Karena mereka dianggap belum memberikan kontribusi politik yang maksimal.
Semoga aspirasi partai untuk rakyat kedepan lebih tepat sasaran.
Selamat menikmati bantuan negara , walaupun kalian tidak semua pantas menerimanya.
Semoga yang merasa disentil bisa dibuka hatinya oleh Tuhan yang Maha Esa, Jangan menggunakan wewenang dan kekuasaan untuk bungkam suara kritikan rakyat.
Selamat menyambut tahun baru.
Selamat juga saya ucapkan mempertahankan kursi empuk yang penuh dengan fasilitas negara.
Kami rakyat tetap patuh membayar pajak.
Agar yang duduk di kursi NIKMAT tetap mendapatkan fasilitas.
Warta akhir tahun dari ufuk timur Papua.
Salam keadilan dari
Tonjokud
![]()
