Komplotan Pencuri Bersenpi Berhasil Gasak 22 Unit Komputer Di SMP 1 Baros
BAROS | ISRANARAKYAT.NET – Komplotan pencuri menggunakan Senjata Api yang mengenakan masker (penutup wajah) menganiaya pejaga sekolah di SMP Negeri 1 Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, hingga tidak sadarkan diri.
Setelah itu mereka para pelaku menggasak dua puluh dua unit komputer di sekolah unggulan di wilayah Baros tersebut.
Kapolsek Baros AKP L Wahyu Bintarno S.I.P melalui Kanit Rekskrim Polsek Baros Bripka Ignatius saat dihubungi lewat telepon celuler nya mengatakan, pelaku yang diketahui berjumlah lebih dari dua orang masuk kedalam sekolah dengan melumpuhkan penjaga sekolah dengan menggunakan senjata api.
Namun, Muslih sempat di ancam dengan senjata api yang di pegang dan memukul dibagian pundak sebelah kiri korban oleh salah satu pelaku. Dan tiga pelaku lainnya langsung masuk ke dalam sekolah. Korban tidak bisa melihat wajah pelaku karena menggunakan penutup wajah.

Setelah pelaku menggasak dua puluh dua unit komputer yang berada di ruangan Lab komputer para pelaku langsung pergi meninggalkan sekolah, dan membiarkan korban tergeletak di gorong-gorong kecil yang ada di dalam sekolah tersebut.
“Korban ini penjaga sekolah, yang bekerja sudah hampir 5 tahun bekerja di sekolah itu. Menurut cerita korban, dia terpaksa melakukan seperti karena para pelaku menodongkan senjata api di bagian kepala korban yang membuat korban takut nyawa nya di hilang, Sabtu (24/11/2019).
Ignatius menjelaskan, kejadian ini berlangsung pada Selasa (20/4/2021) sekitar pukul 01:00 WIB. Korban dan pihak sekolah baru melaporkan aksi pencurian ini pada Kamis (22/4/2021) kemarin.
Sementara itu menurut keterangan korban Muslih, saya pada saat itu ingin mengecek kedalam sekolah dulu. Padahal 1 jam lagi saya piket.
Pas membuka pintu samping dari sekolah itu, saya di todongkan senjata api dari salah satu pelaku.
“Saya hanya bilang tolong jangan tembak saya, kalau mau ambil ambil aja yang ada di dalam.” Setelah itu pelaku yang menodongkan senjata api ke kepala saya, saya di pukul langsung saya tersungkur dan gelap hingga tidak sadarkan diri.

Sementara itu pihak sekolah saat di konfirmasi Istanarakyat.net. Membenarkan ada nya aksi pencurian disekolah nya itu. Dan kami sudah mengalami kedua kali nya dengan kasus yang sama.
“Kasusnya masih kita selidiki, kita sudah lakukan olah tempat kejadian perkara. Barang yang hilang di antaranya dua puluh dua unit komputer,” kata Ignatius.(end)
![]()
