Seorang Santri Tewas Di Pantai Karang Seke Binuangeun Lebak Ditemukan Nelayan
LEBAK | ISTANARAKYAT.NET – Jasad seorang santri yang menjadi korban terseret ombak Pantai Karang Seke Binuangeun, Senin (21/6/2021) pagi, ditemukan oleh nelayan disekitar perairan tangkap ikan tidak jauh dari tempat kejadian di laut sekitar perairan Tanjung Panto, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Hadi (17) Bin Nana, Alamat Kampung Panunggulan, Kecamatan Petir, Serang-Banten adalah korban terseret ombak di Pantai Karang Seke pada Sabtu (19/6/2021) Pukul 16.00 WIB, yang saat itu korban sedang berenang bersama rekannya Kiki (15) alamat Kampung Wakapsari, Desa Parakan Lima, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Kedua korban merupakan kecelakaan laut, korban adalah rombongan dari pondok pesantren Gunung Kencana yang datang ke Pantai Karang Seke Binuangeun untuk liburan seusai Walimahan di Pondok Pesantren Kiyai H.Mumuh Turmudi.
“Saat ditemukan posisi korban berada ditengah laut tidak jauh dari TKP, korban ditemukan oleh dua orang nelayan Saudara Cecep dan Dodi, saat itu mereka berdua sedang berada ditengah laut sedang mencari ikan dan tidak sengaja melihat mayat manusia mengapung tidak jauh dari posisi perahu mereka, dan akhirnya mereka berdua berinisiatif untuk membawa mayat dengan cara membawa tubuh korban ke Dermaga dan memberitahukan kepada pihak keluarga dan gabungan Tim SAR yang sedang mengadakan pencarian disekitar pesisir dengan cara melambaikan tangan agar segera merapat ke Dermaga.
“ Setelah berada di Dermaga korban langsung dibawa ke RSUD Malingping untuk keperluan visum, dan setelah selesai visum langsung dibawa ke rumah duka.” kata Ukan Ujang Supandi, tim Balawista Kabupaten Lebak.(acai)
![]()
