Buntut Dari Pemberitaan, Oknum Bendahara Yayasan BIS Cikupa Karangnunggal Intimidasi Wartawan

0
Spread the love

 

KABUPATEN TASIKMALAYA, istanarakyat net, Buntut dari pemberitaan yang ramai terkait “Diduga Ketua Dan Bendahara Yayasan BIS Cikupa Karangnunggal Gelapkan Uang Rp 100 Juta Bantuan Pemerintah T.A 2021 Untuk RKB Madrasah Non Formal”, berita ini menjadi sorotan publik dan masyarakat Karangnunggal Tasikmalaya, adapun menurut pihak Bendahara Yayasan Bina Insani Sejati (BIS), Bahwa pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan faktanya dilapangan, tapi saat ditanya bukti fisik dan berapa dana yang diterapkan bendahara tidak menyebutkan secara rinci dan YS  hanya meminta agar berita itu segera di hapus atau kalau tidak pihaknya akan somasi melalui keponakannya yang bernama HK dan mengaku paham hukum.

Bahkan sebelum klarifikasi ke redaksi YS dan HK mengintimidasi, menekan kepala biro kabupaten Tasikmalaya, dengan ancam akan dilaporkan dan akan dibawa keranah hukum apabila dalam waktu 2 x 24 berita tersebut tidak dihapus, bahkan saudara HK minta ketemu dengan Jana di kodim jelas pimpinan Redaksi  Gardatipikornews saat menyampaikan keterangan kepada dewan pembina GTN. Adapun yang disangkakan adalah terkait Pencemaran nama baik dan menyebarkan berita hoax.

Padahal Saudara Jana sebagai Kepala Biro GtN Kabupaten Tasikmalaya tidak pernah merilis berita ataupun Konfirmasi terhadap pihak yayasan Bina Insani Sejati (BIS), jelas Asep Ruswandi (Pimred GTN) Karena yang investigasi dan Konfirmasi kepada masyarakat, ketua yayasan, bendahara yayasan dan pihak kecamatan langsung dari staf redaksi kami. Intinya Kabiro kami tidak tahu apa-apa tentang pemberitaan tersebut terang Asep.

Selain dari itu tekanan dan intimidasi bukan hanya dari saudara HK yang mengaku pakar hukum sekaligus keponakan Bendahara Yayasan BIS ‘YS’, melainkan ada juga dari yang mengatasnamakan oknum pimpinan Redaksi salah satu media PJ Tasikmalaya yang berinisial NN, jelas Asep Ruswandi saat menyampaikan kejadian yang dialaminya Kepada Dewan pembina GTN yang sekaligus Ketua Umum DPP PPRI INDONESIA Ikin Roki’in yang biasa di sapa Rocky.

Ditempat yang berbeda Ketua Umum DPP PPRI INDONESIA, Ikin Roki’in  (Rocky) yang juga salah satu Anggota LBH menjelaskan, bahwa dirinyapun sempat ditelepon oleh orang yang mengatasnamakan keponakan dari bendahara yayasan Bina Insani Sejati (BIS) berinisial HK dan mengaku pakar hukum, tapi saat berargumen tinggi dia mematikan teleponnya.

Karena merasa ada keganjilan dan ada penekanan terhadap wartawan juga pimpinan redaksi gardatipikor akhirnya saya selaku pembina dari media tersebut langsung konfirmasi melalui telepon seluler kepada ketua DKM Nurul Iman Cikupa. Menurut pengakuan ketua DKM bahwa renovasi bangunan tersumber hasil dari sodakoh masyarakat, kami hanya menerima uang 10 juta dari pak Yayat dan itupun sumbangan bukan melalui pengajuan proposal jelas TD saat dihubungi melaui seluler nya pada hari Selasa (19/7/2022).

Saat ditanya mengenai SPJ, TD pun sebagai ketua DKM tidak pernah menandatangani SPJ dari yayasan Bina Insani Sejati (BIS) pungkas TD.

Saat berita ini diterbitkan kembali, pihak Ys masih  intimadasi  baik  kepada pimpinan redaksi maupun kepada saudara Jana sebagai kepala biro kabupaten Tasikmalaya, Harapan Kami sebagai pembina dari media GTN agar pihak APH dan pihak berwenang terjun langsung kelapangan untuk meninjau dugaan penggelapan dan penyalahgunaan dana hibah atau apapun bentuknya yang diduga dilakukan oleh bendahara yayasan Bina Insani Sejati (BIS) jelas Ikin Roki’in (Rocky).

Terkait dengan refocusing anggaran sehingga terjadi perubahan nilai uang bantuan yang diterima dari 100 juta menjadi 50 juta, hal itu kan tinggal di sampaikan saja saat di klarifikasi oleh wartawan kami dan buat berita sanggahan dimedia yang sama. Bukan malah melebar mencari pembenaran sendiri dengan melibatkan berbagai pihak, bahkan mengintimidasi terhadap wartawan. Silahkan dijelaskan yang sebenarnya dan, tunjukkan bukti fisiknya RKB nya kepada kami pungkas Rocky. (red@rcky.gtn.news).

Loading

istanarakyat
Author: istanarakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!